Chelsea Satu Kemenangan Menuju Juara, Boro Dipastikan Degradasi

chelsea menuju gelar juara Premier League

The Blues Chelsea saat ini cuma berjarak satu kemenangan lagi menuju gelar juara Premier League musim ini. Hal tersebut dipastikan setelah pertandingan yang berlangsung hari Selasa (9/5) dinihari WIB, Tim London Biru mengalahkan Middlesbrough 3-0.

Selain semakin dekat dengan tangga juara, kemenangan tersebut juga membuat mereka berhasil menorehkan kemenangan kandang ke-300 di ajang Premier League. Adapun tiga gol Chelsea diciptakan oleh Diego Costa, Marcos Alonso dan Nemanja Matic. Di laga ini, Cesc Fabregas juga menjadi bintang lapangan, dengan dua assistnya pada Costa serta Matic.

Alhasil, saat ini Chelsea telah mengoleksi 84 angka, terpaut 7 angka bersih dari kompetitor mereka, Tottenham Hotspur, yang sepertinya akan terpaku di peringkat kedua sampai akhir musim. Kalau saja Chelsea bisa meraih kemenangan lagi pada pertandingan kontra West Bromwich Albion, tengah pekan ini (12/5), apa pun hasil tiga pertandingan sisa Spurs yang baru bakal bertanding di hari Minggu takkan berarti apa-apa lagi.

Pelatih The Blues, Antonio Conte, mengakui kalau saat ini ia sudah lebih tenang, karena tahu tim asuhannya cuma memerlukan satu kemenangan lagi menuju juara. Ia juga menjelaskan Chelsea sudah membuat satu langkah besar. Akan tetapi, ia mengingatkan pula kalau satu kemenangan lagi yang bakal coba mereka mereka capai kelak tentu takkan gampang.

“Tentunya saya bisa sedikit lebih tenang dengan situasi ini. Merupakan sebuah langkah besar, juga kemenangan yang besar untuk kami. Pada saat ini, dapat meraih poin penuh saja artinya sudah hebat. Saat ini kami mesti mengambil langkah lagi. Kami mempunyai peluang menguncinya gelar juara Premier League pada hari Jumat (12/5) ini saat melayani West Brom. Akan tetapi pasti itu bukan perkara gampang. West Brom tim yang bagus, yang sering mengandalkan fisik, serta kami mesti siaga dengan hal itu,” tutur Conte.

Semakin dekatnya Chelsea dengan gelar juara tak lepas dari hasil buruk yang didapatkan Tottenham Hotspur pada pertandingan lainnya. Spurs sebenarnya berpeluang besar untuk memberi tekanan lebih besar pada The Blues, karena mereka bertanding lebih dulu di pekan ini. Spurs sudah bertanding pada Jumat (5/5) waktu setempat atau Sabtu (6/5) dinihari WIB. Melawat ke kandang West Ham United, sayangnya tim asuhan Mauricio Pochettino itu justru harus menelan kekalahan tipis 1-0. Tak dipungkiri kalau hasil itu secara tidak langsung cukup membuat beban Chelsea sedikit berkurang kala menghadapi Middlesbrough.

Di sisi lain, Middlesbrough telah dipastikan bakal menyusul Sunderland ke divisi Championship pada kompetisi musim depan. Middlesbrough sebenarnya sangat memerlukan poin penuh agar sekurang-kurangnya dapat kembali membukakan jalan untuk lolos dari degradasi di musim ini. Pelatih interem The Boro, Steve Agnew, tak bisa menutupi kekecewaannya yang mendalam menilik timnya terdegradasi serta menyebutkan kalau seluruh penggawa serta staf pelatih juga turut bersedih atas hasil ini.

“Semua orang merasakan kecewa. Kami sudah berusaha keras selama ini agar dapat kembali berkompetisi di Premier League, serta kami ketahui juga kalau liga ini sangatlah sulit. Kami bertanding tidak begitu baik. Kondisi di ruangan ganti pun sunyi. Semuanya merasa sedih.”

“Pada intinya, kami memang tidak menceploskan banyak gol serta tidak mengumpulkan angka yang cukup utnuk dapat menetap di kompetisi ini. Sekarang pekerjaan kami adalah merampungkan musim ini dengan hasil yang sebaik-baiknya untuk supporter kami, pada pertandingan Sabtu nanti saat menghadapi Southampton,” tandas Agnew.

Salah satu penggawa Middlesbrough, Ben Gibson, juga mengungkap kekecewaannya serta menyebutkan kalau kekalahan judi online kontra Chelsea pekan ini menjadi titik paling rendah dalam kehidupannya. Pasalnya, kekalahan itu langsung melempar timnya kembali ke kasta kedua, padahal baru saja promosi ke Premier League di musim ini.

“Bukan cuma di malam ini kami tidak bermain bagus, namun di tiap-tiap pertandingan pada musim ini. Sejak awal kami memang tidak cukup baik. Para pemain serta semuanya merasakan kecewa. Mereka sangat baik dari segala aspek. Kami mungkin saja dapat kalah 4-0 atau 6-0. Ini menjadi titik paling rendah dalam karier saya. Bahkan juga, ini mungkin merupakan titik paling rendah dalam kehidupan saya. Mereka (pendukung Boro) terus bernyanyi, apa pun hasilnya. Mereka layak berada di kompetisi ini, serta kami mesti mencari pemain-pemain yang dapat mewujudkan itu,” ungkap Gibson.

Continue reading »